Mengenai Saya

Foto saya
Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
Hidup adalah metamorfosis. Didalamnya terdapat proses, perjuangan dan pengorbanan.....

Kamis, April 29, 2010

Confession of my broken heart

Dia kembali menyapaku dengan luka menganga
Dia kembali dan aku tak sanggup menjangkaunya
Bukan tak mau tapi ku tak bisa
Karena luka ini belum mengering sepenuhnya

Perihnya.....
Darahnya.....
Masih kurasa

Dialah yang menggores luka
Namun dia juga yang hingga kini menjajah isi kepala

Aku ingin dia pergi dari memori....
Aku ingin dia mati dalam beku hati....
Namun,
Aku pun ingin dai kembali.....

Senin, April 26, 2010

Aku lagi sedih bangert....

Air mata jatuh satu persatu
Awalnya mengambang..
Membulir..
Lama-kelamaan membentuk genangan bahkan riak..

Saat air mata kurasa tak lagi bersisa
Dengan cara apa lagi kunikmati coba...
Teriakan???
Atau desahan???

Entahlah...
Ku tak mampu
Dan tak ingin menuai resah...

Kemana hati ini kan mengeluh
Kemana risau ini kan berlabuh
Izinkan ku mengetuk pintu semesta-Mu
Dan tersungkur dalam sujud panjangku....

*brothers* - inuyasha and sesshoumaru

Kamis, April 22, 2010

1 DOLAR DAN 11 SEN

Sally baru berumur delapan tahun ketika ia mendengar ayah dan ibunya berkata tentang adik lelakinya, George. ia sedang menderita sakit yang sangat parah dan mereka telah melakukan apapun yang mereka bisa lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. hanya operasi yang sangat mahal, yang sekarang bisa menyelamatkan jiwa George. Tapi mereka tidak mempunyai biaya untuk itu.
Sally mendengar ayahnya berbisik "Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya sekarang".
Sally pergi ketempat tidur, dan mengambil celengan dari tempat persembunyiannya. Lalu dikeluarkannya semua isi celengan tersebut kelantai dan menghitung semuanya dengan cermat. tiga kali. nilainya harus benar-benar tepat.
Dengan membawa uang tersebut, Sally menyelinap keluar dan pergi keapotik disudut jalan.Ia menunggu dengan sabar sampai sang apoteker memberi perhatian. Tapi, apoteker tersebut terlalu sibuk dengan orang lain untuk diganggu oleh seorang anak berusia delapan tahun. Sally berusaha menarik perhatian dengan menggoyang-goyangkan kakinya, tetapi hasilnya nihil.
Akhirnya ia mengambil koin yang depegangnya, dan melemparkannya kekaca etalase. Dan, tuing.... berhasil.
"Apa yang kamu perlukan?" tanya apoteker dengan nada marah. "Saya sedang berbicara dengan saudara saya".
"Tapi saya ingin berbicara dengan Anda mengenai adik saya". kata Sally dengan nada yang sama. "Dia sakit, dan saya ingin membeli keajaiban".
"Apa yang kamu katakan?" tanya apoteker
"Ayah saya mengatakan hanya keajaiban itu yang dapat menyelamatkan jiwanya sekarang. Jadi berapa harga keajaiban itu?"
"Kami tidak menjual keajaiban adik kecil. Jadi kami tidak bisa menolongmu".
"Dengar, saya mempunyai uang untuk membelinya. Katakan saja berapa harganya".
Seorang pria berpakaian rapi berhenti dan bertanya, "keajaiban jenis apa yang dibutuhkan adikmu?"
"Saya tidak tahu", jawab Sally. Air mata mulai menetes dipipinya. "Saya hanya tahu dia sakit parah, dan mama mengatakan dia membutuhkan operasi. tapi kedua orang tua saya tidak mampu membayarnya. Tapi, saya punya uang".
"Berapa uang yang kamu punya?" tanya pria itu kemudian.
"Satu dolar dan sebelas sen", jawab Sally dengan bangga. "itu adalah uang terbanyak yang saya miliki didunaia."
"Wah, kebetulan sekali," kata pria itu sambil tersenyum. "Satu dolar dan sebe;as sen adalah harga yang tepat untuk membeli keajaiban yang dibutuhkan adikmu." Dia mengambil uang itu, dan menggenggam tangan Sally sambil berkata "bawalah saya kepada adikmu. Saya ingin bertemu dengannya dan juga orang tuamu".
Pria itu adalah Dr. Carlton Amstrong, seorang dokter ahli bedah terkenal. Operasi pun dilakukan tanpa biaya dan membutuhkan waktu yang tidak lama sebelum George dapat kembali kerumah dalam keadaan sehat.
Kedua orangtuanya sangat bahagia mendapat keajaiban tersebut. "Operasi itu, bisik ibunya, adalah seperti keajaiban. Saya tidak dapat membayangkan berapa harganya."
Sally tersenyum. Dia tahu secara pasti berapa harga keajaiban itu. Satu dolar dan sebelas sen, ditambah dengan keyaakinan............