Air mata jatuh satu persatu
Awalnya mengambang..
Membulir..
Lama-kelamaan membentuk genangan bahkan riak..
Saat air mata kurasa tak lagi bersisa
Dengan cara apa lagi kunikmati coba...
Teriakan???
Atau desahan???
Entahlah...
Ku tak mampu
Dan tak ingin menuai resah...
Kemana hati ini kan mengeluh
Kemana risau ini kan berlabuh
Izinkan ku mengetuk pintu semesta-Mu
Dan tersungkur dalam sujud panjangku....

1 komentar:
puisi jaman purba
:-D
Posting Komentar